waktu pertama kali menginjakkan kaki di Bandung, baru aku sadar sebenarnya aku sendiri, Yea teman sebelah kosan waktu itu masih di Jakarta. kata ibu kos seminggu lagi baru datang. Aku merasa fine-fine aja awalanya. Tidur, jalan ke warnet dekat kampus, makan di warteg depan kampus dan kegiatan biasa lainnya. STT Telkom atau sekarang IT Telkom jauh dari pusat kota bandung. Butuh naik angkot 3 kali untuk ke BSM. Kuliah juga belum mulai. Rasa sendiri yang teramat sangat menusuk sampai ke sumsum tulang belakang(ceilah).
Rasa sendiri itu yang akhirnya membawaku berteman dengan orang yang salah. Dan sekarang inilah aku berada. Kembali ke Medan.
Dengan semua pengalaman pahit yang aku bawa. Aku bangkit. Harus bangkit.
Tapi anehnya sampai sekarang aku masih menikmati kesendirian itu. Minggu lalu, di Mall, duduk sendirian di bangku depan pusat perbelanjaan sambil makan es krim. Ahahahaha. Bukannya gak punya teman yang bisa diajak. Tapi rasanya ada spare time buat berfikir. Apa hidupku still in track? apa aja yang salah? solusinya? semua terasa jelas sekali. Apalagi disaat-saat penat dan banyak masalah,, wuiiih
Tentu aja gak setiap hari, disangka stres nanti. ahahahaha,,
ciao!!
28 Januari 2010 pukul 07.26
Hmm, skarang udah gemar update post yah..,,,
"bagus !", ngeblog memang bikin Pintar...
Tingkatkan!
Oia,jgn lpa Mampir di blogku yang gembel ya...
________________________
Master Handi...
________________________